bros renda

bros renda
Rp 5000

bros renda

bros renda
Rp 5000

bros renda

bros renda
Rp 5000

bros cantik

bros cantik
Rp 5.000

Rabu, 18 Februari 2015

sinopsis healer episode 19

Healer Episode 19 - 1
Sinopsis Healer Episode 19



Menyeramkan saat melihat wajah Sekretaris Oh yang tersenyum. Ia tetap tersenyum melihat Young Shin buru-buru mundur melarikan diri. Ia seperti tak khawatir buruannya kabur. Dan benar dari arah sebaliknya, muncul 2 orang yang menghadang Young Shin.



Ahjumma bertanya apakah Jung Hoo yakin kalau Moon Ho ditangkap? Karena sinyal yang diikuti Jung Hoo sekarang ada di dalam kantor Someday News. Walau bingung, Jung Hoo tetap masuk ke kantor yang sekarang sepi dan gelap. 




Ia mendengar suara handphone berdering yang ternyata ada di ruang studio. Ia masuk studio dan waspada, mencari kamera yang mungkin merekam kehadirannya. Saat telepon diangkat, yang muncul bukanlah  suara Moon Ho melainkan suara orang lain (Manajer Ahn) yang mengatakan kalau Jung Hoo yang menyamar menjadi Park Bong Soo berhasil melacak dan membuntuti dalam waktu 3 menit, “Nama sandi adalah Healer. Benar, kan?”



Jung Hoo menoleh kiri kanan dan akhirnya menyadari kalau tak ada CCTV, melainkan kamera studio yang di-relay ke monitor yang entah dimana, membuat si penelepon  dapat melihatnya. 



Manajer Ahn menawarkan Healer untuk melakukan pekerjaan dengan imbalan apapun yang Healer minta. Tapi Jung Hoo tak mau dan menutup telepon. Langkahnya terhenti saat TV menyala sendiri dan tampak Moon Ho tergeletak di kursi, tak sadarkan diri. Handpone berdering lagi dan terpaksa Jung Hoo mengangkatnya.



Suara Manajer Ahn muncul lagi, memberi intruksi untuk membawakan rekaman informan yang berasal dari Rusia. Jung Hoo tak tahu tentang hal itu, tapi Manajer Ahn tak peduli dan mulai menghitung waktu. 



Melihat Moon Ho di layar, ia pun memutuskan untuk melakukan tugas yang sebenarnya tak ia mengerti. Sementara di tempat lain, Young Shin diam namun tak menunjukkan ketakutannya pada Sekretaris Oh yang memangku kotak kecil. Entah apa isinya. 

Ia mencoba menjalin percakapan santai dengan Sekretaris Oh dan bahkan menawarinya minum, tapi tatapan dingin dan 2 pengawal yang malah mengepungnya. Young Shin akhirnya duduk mengkeret di kursinya, diam-diam menekan kalung pemberian Jung Hoo.



Jung Hoo minta tolong Ahjumma meng-hack komputer untuk mencari file rekaman informan yang masuk via telepon. Tapi Ahjumma mengingatkan kalau di kantor semua data sudah dibawa oleh auditor pajak, sehingga jika meng-hack-pun, hasilnya akan nihil. 



Tiba-tiba Ahjumma melihat sinyal bahaya dari kalung Young Shin. Setelah dilacak, posisi Young Shin ada di apartemen Moon Ho. Jung Hoo mengabaikan peringatan itu, karena mungkin saja Young Shin tak sengaja menekan tombol GPS-nya. Ia mencoba berpikir tentang rekaman itu, dan ingat ia terbangun karena telepon di mejanya berdering dan ia mengangkatnya untuk mengatakan kalau si penelepon salah sambung.



Ia bertanya pada Ahjumma, bagaimana dialek Rusia itu dan Ahjumma mengucapkan beberapa contohnya (katanya seperti bahasa Korea, tapi dengan nada marah-marah). Jung Hoop pun menggali ingatannya dan wow.. hebat juga Jung Hoo bisa mengingat apa yang ia dengar saat ia baru bangun tidur. 



Jung Hoo ingat saat di awal pembicaraan, ia sempat mendengar dialek seperti Rusia di belakang orang si penelepon. Setelah itu ia tak mendengar percakapan itu lagi karena Young Shin meraih telepon itu sebelum ia tutup kembali. Ingat kalau Young Shin merekam percakapan tersebut, Jung Hoo buru-buru membongkar laci Young Shin, dan ketemu. Rekaman telepon asli masih tersimpan di recorder Young Shin.



Ia kembali ke studio, menghadap ke kamera dan memperdengarkan rekaman itu saat Manajer Ahn meneleponnya kembali. Manajer Ahn kagum pada kemampuan Jung Hoo yang mampu menyelesaikan tugas dalam waktu 5 menit dan ia mengirimkan tugas kedua , dengan mengirimkan teks via SMS dan meminta Jung Hoo untuk membaca teks kalimat itu di depan kamera.



Jung Hoo melihat apa pesan itu dan tertawa sinis, mengumpat si penelepon. Ia tak mau membaca pesan itu keras, walau Manajer Ahn menggunakan Moon Ho sebagai ancaman. Ia mematikan telepon dan berkata di depan layar TV yang menampakkan Moon Ho yang mulai siuman, “Bos, kali ini aku tak b

Tidak ada komentar:

Posting Komentar